Article

Ahad, 20 Mei 2018
05 Ramadhan 1439 H

4 tahun yang lalu, saya hanya member biasa. Member yang keluar masuk recovery karena tidak Tahajjud, saya belum terbiasa dengan sistem yang ditawarkan oleh KUTUB, maka selang beberapa bulan saya keluar.

Waktu berlalu, saya pikir ada yang harus berubah dalam hidup saya. Dari salah seorang teman, saya gabung kembali dengan KUTUB. Saya dipertemukan dengan keluarga saya di sana, K-282. Mereka bukan sekedar admin dan teman 1 grup, mereka adalah kakak dan saudara saya.

Domisili terpisah ratusan kilo, tapi karena tekat bulat akhirnya kami bertemu beberapa kali. Saya menyayangi mereka, tanpa hubungan darah kami bisa buktikan bahwa ukhuwah kami sekental hubungan darah. Beberapa tahun saya tumbuh disana. Saya berpikir untuk menjadi admin, alasannya agar saya terikat dengan KUTUB. K-382 adalah rumah kedua saya.

Selama 2 tahun menjadi admin, beberapa kali saya kehilangan saudara-saudara disana. Sedih? Sangat. Tapi Allah datangkan lagi saudara baru. Sekalipun saya belum pernah bertemu dengan semua saudara saya di K-382, tapi rasa memiliki rumah itu sangat saya rasakan. Saya tidak ingin kehilangan mereka.

Ada haru yang saya rasakan bahkan membuat saya meneteskan air mata. Ketika salah satu dari mereka mengirimkan surat dari Padang (Sumatera Barat), atau ketika salah satu dari mereka mengatakan "Semangat Mba Nim", bayangkan ketika salah 1 teman di group menanyakan keberadaan kita di Surga.

Bayangkan ketika dia bertanya "dimana adminku dulu, dimana saudara yang membantuku Istiqomah Tahajjud". Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar, Allah begitu baik, saya dipertemukan dengan orang-orang hebat di KUTUB.

Untuk Teh Shimi, Mba Uni, Mba Mytha, Dek Welli dan saudara-saudara saya yang lain di K-282, K-382, Kormin 13, dan saudara-saudara yang lain, sungguh saya mencintai kalian karena Allah.

▪▫▪
Nimas Achsani (K-382)

Pelukis Hati

Pelukis Hati

Superadmin at Pelukis Hati

Kebaikan dari Kita adalah Kebaikan untuk Kita