Article

Tuhanku,

Aku hanyalah sebutir pasir di gurun-MU yang luas

Aku hanyalah setetes embun di lautanMU yang meluap hingga ke seluruh samudra

Aku hanya sepotong rumput di padangMU yang memenuhi bumi

Aku hanya sebutir kerikil di gunung MU yang menjulang menyapa langit

Aku hanya seonggok bintang kecil yang reduo di samudra langit Mu yang tanpa batas

 

Tuhanku

Hamba yang hina ini menyadari tiada artinya diri ini di hadapanMU

Tiada Engkau sedikitpun memerlukan akan tetapi …

hamba terus menggantungkan segunung harapan pada MU

 

Tuhanku…………..baktiku tiada arti, ibadahku hanya sepercik air

Bagaimana mungkin sepercik air itu dapat memadamkan api neraka MU

Betapa sadar diri begitu hina dihadapanMU

Jangan jadikan hamba hina dihadapan makhlukMU

Diri yang tangannya banyak maksiat ini,

Mulut yang banyak maksiat ini,

Mata yang banyak maksiat ini…

Hati yang telah terkotori oleh noda ini…memiliki keninginana setinggi langit

Mungkinkah hamba yang hina ini menatap wajahMu yang mulia???

 

Tuhan…Kami semua fakir di hadapan MU tapi juga kikir dalam mengabdi kepada MU

Semua makhlukMU meminta kepada MU dan pintaku….

Ampunilah aku dan sudara-saudaraku yang telah memberi arti dalam hidupku

Sukseskanlah mereka mudahkanlah urusannya

 

Mungkin tanpa kami sadari , kamu pernah melanggar aturanMU

Melanggar aturtan qiyadah kami,bahkan terlena dan tak mau tahu akan amanah

Yang telah Tuhan percayakan kepada kami…Ampunilah kami

 

Pertemukan kami dalam syurga MU dalam bingkai kecintaan kepadaMU

Tuhanku….Siangku tak selalu dalam iman yang teguh

Malamku tak senantiasa dibasahi airmata taubat,

Pagiku tak selalu terhias oleh dzikir pada MU

Begitulah si lemah ini dalam upayanya yang sedikit

Janganlah kau cabut nyawaku dalam keadaan lupa pada Mu

Atau….dalam maksiat kepadaMU “Ya Tuhanku Tutuplah untuk kamu dengan sebaik-baiknya penutupan !!”

 

 

Pelukis Hati

Pelukis Hati

Superadmin at Pelukis Hati

Kebaikan dari Kita adalah Kebaikan untuk Kita