Article

Bersama: Ustadz. H. Uti Konsen U.M

Untuk Memotivasi Melaksanakan Tahajjud (Bagian 29)

Kiat untuk masuk surga dengan aman dan sejahtera. Ucapan Nabi SAW ketika pertama kami sampai di Madinah “Wahai manusia, tebarkanlah ucapan salam, berikanlah makanan, bersilaturrahmilah, dan shalat malamlah ketika orang sedang pulas tidur, niscaya kamu masuk surga dengan sejahtera. (HR. Ibnu Majah, Al Hakim, At-Turmuzi).

Kebiasan orang shalih sejak zaman dahulu. Rasul SAW bersabda: “Hendaklah kamu kerjakan shalat malam, karena shalat malam itu kebiasaan orang-orang shalih sebelum kamu (yaitu para Nabi dan Wali)“. (HR.Turmizi dari Abu Umamah).Merupakan shalat yang utama setelah shalat fardhu. Rasul SAW ditanya mengenai shalat yang lebih utama sesudah shalat fardhu. Beliau menjawab: “Shalat di keheningan malam.“ (HR. Jamaah, kecuali Bukhari dari Abu Hurairah). Hadist ini menyadarkan kita betapa pentingnya setiap muslim melakukan Tahajjud. Karena sesungguhnya Tahajjud, merupakan sarana untuk meraih keridhaan Allah, kecintaan para malaikat dan sunnah para Nabi.

اِنَّ نَاشِئَةَ الَّيْلِ هِيَ اَشَدُّ وَطْـاً وَّاَقْوَمُ قِيْلاً

"Sesungguhnya, bangun malam itu lebih kuat (mengisi jiwa) dan (bacaan di waktu itu) lebih berkesan." (QS. Al-Muzzammil: 6)

Seseorang yang istiqamah melakukan shalat tahajjud akan memperoleh ketenangan jiwa dan terjamin kesehatannya, baik fisik maupun mental.“ Hendaklah kamu melakukan shalat malam. Sebab, ia adalah kebiasaan orang-orang shalih sebelum kamu, mendekatkan dengan Tuhanmu, sebagai penghapus kesalahan-kesalahan, perisai yang melindungi dari perbuatan dosa, serta penghilang penyakit dari badan.“ (HR. Ahmad dan Turmizi).

Sarana meraih rahmat Allah. Rasul SAW bersabda: “Allah SWT merahmati seorang lelaki yang bangun malam lalu ia mengerjakan shalat dan membangunkan pula istrinya. Jika istrinya tidak mau bangun, dipercikkannya air ke wajah isterinya itu supaya bangun. Dan Allah merahmati wanita yang bangun di waktu malam lalu ia mengerjakan shalat dan membangunkan suaminya agar ikut shalat, dan jika suaminya tidak mau bangun, maka dipercikkannya air ke wajah suaminya itu supaya bangun“.

Rasul SAW bersabda: “Barangsiapa shalat malam, dan shalat itu dilakukannya dengan baik maka Allah Ta’ala memuliakannya dengan 9 perkara, Lima di dunia dan Empat di akhirat.

Lima perkara di dunia:
1. Allah memeliharanya dari bermacam-macam bencana.
2. Tampak bekas ketaatannya pada wajahnya.
3. Dicintai oleh hamba-hamba-Nya yang shalih dan semua manusia.
4. Lidahnya berbicara dengan hikmah.
5. Dia dijadikan sebagai orang bijak, yakni dikaruniai kepahaman.

Empat perkara di akhirat:
1. Dia bakal dibangkitkan dari kuburnya dalam keadaan putih wajahnya.
2. Dimudahkan hisab baginya.
3. Melewati shirat laksana kilat yang menyambar.
4. Dia akan diberi kitab catatan amalnya dari sebelah kanannya pada hari kiamat (Dari Umar bin Khattab).

Merupakan shalat yang lebih baik dari shalat di Masjidil Haram. Rasul SAW bersabda: “Shalat di masjidku lebih utama dari pada 10.000 rakaat shalat di masjid-masjid lainnya dari masjidil Haram. Dan shalat di masjidil Haram lebih utama daripada 100.000 shalat di masjid lainnya“. Ujar Nabi SAW: “Maukah kalian aku beritahu yang lebih utama dari itu?

“..Beliau menjelaskan seorang lelaki yang bangun di keheningan malam, lalu berwudhu dengan baik, kemudian shalat dua rakaat semata-mata karena Allah“.

Merupakan waktu yang paling afdhal untuk berdoa. Rasul SAW bersabda: “Tiap-tiap malam, Allah turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir, lalu befirman: “Siapa yang berdoa kepada-Ku maka akan Aku perkenankan doanya, siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku beri permintaanya, siapa yang memohon ampun kepada-Ku maka akan Aku ampuni dia.“ (HR. Bukhari-Muslim dari Abu Hurairah).

اَقِمِ الصَّلٰوةَ لِدُلُوْكِ الشَّمْسِ اِلٰى غَسَقِ الَّيْلِ وَقُرْاٰنَ الْـفَجْرِ ؕ اِنَّ قُرْاٰنَ الْـفَجْرِ كَانَ مَشْهُوْدًا

"Laksanakanlah sholat sejak matahari tergelincir sampai gelapnya malam dan (laksanakan pula sholat) subuh. Sungguh, sholat subuh itu disaksikan (oleh malaikat)." (QS. Al-Isra': 78)

Wallaahu A'lam

Pelukis Hati

Pelukis Hati

Superadmin at Pelukis Hati

Kebaikan dari Kita adalah Kebaikan untuk Kita