Article

KONTRAS DALAM HIDUP

"Kenapa saat kita belajar untuk bisa menjadi sabar, yang datang justru orang-orang yang pemarah dan membuat kita ikut marah? Katanya kalau memekarkan bunga, yang datang adalah kupu-kupu indah. Lalat akan datang hanya kalau kita menimbun sampah."

Ia bertanya penuh keheranan dengan kontradiksi dalam kehidupan ini. Namun gemericik air di kali menghadirkan jawaban yang lain.

"Di pancuran-pancuran air jernih di pedesaan, banyak petani yang datang untuk membersihkan diri usai berkotor-kotor lumpur dalam tugasnya. Kejernihan pancuran itu didatangi kekotoran tubuh bukanlah untuk mengotori pancuran itu melainkan untuk menghanyutkan kekotoran yang mendatanginya."

"Menjadi pribadi yang belajar kedamaian, apalagi sudah memiliki batin yang damai, maka orang-orang yang datang bisa jadi adalah mereka yang hidupnya penuh pertikaian. Sebab merekalah yang batinnya sungguh merindukan kedamaian. Persis orang-orang lapar akan mendatangi setiap tempat penyedia makanan."

"Menjadi orang yang tahu akan didatangi orang-orang bingung yang ingin jalan. Menjadi orang baik bisa jadi akan didatangi orang-orang jahat yang membutuhkan kebaikan. Persis orang-orang kepanasan yang mendekat pada pohon rindang untuk berteduh."

Maka kita harus selalu bersyukur dan berbagi kasih dalam kehidupan ini"
Rahayu Sorak Rahayu "

Pelukis Hati

Pelukis Hati

Superadmin at Pelukis Hati

Kebaikan dari Kita adalah Kebaikan untuk Kita