Article

Puisi karya Kiki Barkiah

Mungkin suamimu tak pandai berkata
Apalagi merayu dengan romantisme karya sastra
Tapi mungkin dengan cara itulah Allah menjaga lisannya
Menjauhkannya dari fitnah dunia yang tak halal baginya

Mungkin suamimu tak pandai berkata
Tapi heningnya menahan kita banyak bicara
Memutus rantai kalimat sanggahan yang lahirkan perkara
Sehingga keseimbangan suasana lebih terjaga

Andai saja Allah ciptakan sebaliknya
Mungkin rumahmu bagai arena tarung laga
Ah.... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

Mungkin istrimu tak berparas mempesona
Apalagi secantik selebritis di warta berita
Tapi mungkin lisannya selalu berucap kata mutiara
Yang terpancar dari jiwa yang terjaga

Mungkin istrimu tak berparas mempesona
Tapi mungkin baktinya selalu membuatmu rindu padanya
Sehingga hatimu terpuaskan hanya untuknya
Mungkin dengan cara itu pula Allah menjaganya

Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin hatimu tak tenang saat jauh darinya
Ah..... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

Mungkin suamimu bukanlah saudagar kaya
Yang membawa pulang limpahan laba hasil usaha
Namun meskipun besarannya begitu sederhana
Mungkin ia selalu menjaga kehalalan apa yang dibawa

Mungkin suamimu bukanlah pejabat yang bertahta
Yang dihormati dan dipuja bawahannya
Tapi mungkin dibalik kedudukannya yang biasa
Ia mampu menjadi imam bagi keluarga

Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin belum tentu ia miliki derajat takwa
Ah..... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

Mungkin istrimu bukanlah koki istimewa
Yang masakannya selezat pujasera
Tapi mungkin ia pandai mendidik buah hatinya
Memahat pribadi yang berkarater mulia

Mungkin istrimu bukanlah koki istimewa
Yang terkadang masakannya itu-itu saja
Tapi mungkin ia pandai mengatur alokasi harta
Sehingga pemberianmu tak terhambur percuma

Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin kecintaanmu akan terlalu berlebih padanya
Melebihi cintamu pada Allah sang pemberi karunia
Ah.... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

Mungkin suamimu tak pandai terlibat merawat anaknya
Sehingga terlihat kau melakukan semuanya
Tapi mungkin ia sabar membantumu meringankan pekerjaan rumah tangga
Sehingga semua terlaksana dengan kerja sama

Mungkin suamimu tak pandai terlibat merawat anaknya
Sehingga terlihat minim perannya dalam keluarga
Tapi mungkin ia sangat keras bekerja
Sehingga nafkah telah cukup terpenuhi lewat dirinya

Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin banyak para gadis menanti dipinang menjadi yang kedua
Jika suamimu terlalu sempurna
Aaa.... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

Mungkin istrimu tak mahir dalam mengurus rumah tangga
Tak mampu menyulap rumah menjadi rapi tertata
Tapi mungkin ia begitu cerdas menguasai matematika
Sehingga anak yang cerdas dalam eksakta
Terlahir dari rahimnya karena genetika

Mungkin istrimu tak mahir dalam mengurus rumah tangga
Menambah sedikit tugasmu dalam membantunya bekerja
Tapi mungkin ia begitu taat dalam beragama
Membimbing anak-anak dalam kerangka syariat agama
Sehingga meringankan kewajibanmu dalam membimbing keluarga

Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin engkau merasa tugasmu telah tertunai sempurna
Cukup sekedar menyempurnakan nafkah keluarga
Aaa..... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

Percayalah......
Selalu ada kebaikan dalam setiap ketetapan Allah Sang Sutradara
Maka temukanlah sebanyak-banyaknya rahasia dibaliknya
Agar engkau mengerti mengapa Allah menikahkanmu dengannya

Jikalau engkau masih sulit menemukan jawabannya
Gantilah kaca matamu dengan kacamata syukur atas segala karunia

Adalah hakmu jika engkau berharap khadijahmu menjadi lebih sempurna
Asalkan kau siap membimbingnya dengan menjadi muhammad baginya

San Jose, California
Dari seorang istri yang semakin mengerti mengapa Allah menikahkanku dengan suamiku

-Kiki Barkiah-

Pelukis Hati

Pelukis Hati

Superadmin at Pelukis Hati

Kebaikan dari Kita adalah Kebaikan untuk Kita